Perbedaan Pengelolaan sesuai dengan Jenis Sampah

Sampah merupakan sumber bakteri dan kuman yang dapat membawa penyakit jika tidak dikelola dengan baik. Anda harus bisa membedakan cara pembuangannya agar lebih mudah pengelolaannya. Ini perbedaan jenis sampah dan pengelolaanya yang benar agar tidak terjadi penumpukkan yang berisiko buruk bagi lingkungan.  

Sampah Organik

Sampah organik merupakan jenis sampah yang dikategorikan sebagai sampah alami. Jenis sampah ini seperti dedaunan, sisa makanan, dan ranting pohon. Biasanya tempat sampah untuk jenis sampah ini menggunakan tong berwarna hijau. 

Sampah organik ini mudah terurai sehingga tidak menyebabkan penumpukkan. Jenis sampah organik bisa dikelola menjadi pupuk kompos. Anda bisa menggunakan pupuk ini untuk tanaman seperti cabe ataupun pohon mangga dan sebagainya. Cara membuat pupuk ini  bisa dilakukan dengan mudah yaitu mengumpulkannya ke dalam satu wadah. 

Sampah Anorganik

Sampah anorganik merupakan jenis sampah dari bahan yang tidak mudah diolah. Contohnya seperti plastik, Styrofoam, kaleng, dan sejenisnya. Jenis sampah ini biasanya dari makanan atau minuman instan. Dari peralatan rumah tangga seperti sabun, sampo, minyak, dan sebagainya. Sampah anorganik merupakan jenis sampah yang sulit terurai. 

Penumpukkan sampah ini memakan banyak waktu untuk bisa musnah. Bahkan sampah ini jika dibiarkan tertumpuk dengan berserakan akan menyebabkan timbulnya nyamuk. Jika mengalir ke parit bisa membuat terjadinya kebanjiran. 

Anda harus mengelola sampah ini dengan membedakan tempat sampahnya. Bisanya jenis sampah ini di tempat umum menggunakan warna kuning. Sampah ini pengelolaannya didaur ulang kembali agar mengurangi populasi sampahnya. 

Anda bisa juga mengelolanya dengan memusnahkan sampah. Caranya dengan membakar sampah di tempat yang aman tanpa berisiko membuat api menjadi mejalar. Lakukan pembakaran sampah di waktu yang tidak terlalu panas. Beberapa jenis sampah anorganik ini juga bisa dijual ke tukang loak yang memang menampung jenis sampah untuk dijualnya kembali ke agen daur ulang. 

Sampah Bahan Berbahaya dan Beracun

Jenis sampah berikutnya adalah sampah dari bahan berbahaya dan beracun. Sampah yang masuk jenis berbahaya dan beracun adalah pecahan kaca atau sampah mengandung bahan kimia. Sampah jenis ini jika dibiarkan akan berisiko besar bagi lingkungan Anda. 

Penting sekali untuk selalu memilah sampah ini dan memasukkannya ke dalam tong sampah yang berbeda dari sampah organik dan anorganik. Tandai dengan warna merah agar lebih memudahkan Anda seperti yang umumnya digunakan tong sampah di jalanan. 

Jenis sampah ini tidak bisa dikelola secara manual karena membutuhkan mesin penghancur khusus. Maka dari itu jenis sampah ini harus Anda buang ke pembuangan sampah secara rutin. Nanti pihak pemerintah kota yang akan mengelolanya. 

Sampah sesuai Bentuknya

Jenis sampah berikutnya sesuai dengan bentuk sampah terbagi dua yaitu padat dan cair. Jenis sampah cair tentunya bisa langsung dialirkan ke pembuangan. Anda tidak pusing dengan sampah cair ini hanya perlu memastikan pembuangan tidak tersumbat agar sampah tidak menyumbat atau tergenang di kamar mandi. 

Jenis sampah lainnya yaitu sampah padat. Sampah ini gabungan dari sampah organik dan anorganik. Anda bisa membedakannya dengan mudah dan membagi ke dalam tempat sampah yang berbeda. Jenis sampah ini bisa dikelola sesuai dengan bentuknya.

Jangan terbiasa membuang sampah sembarangan karena dampaknya pasti akan Anda rasakan cepat atau lambat. Terapkanlah di rumah untuk membuat tempat sampah yang berbeda sesuai jenisnya. Mulailah menjaga kebersihan dengan membuang sampah secara benar. Jika Anda membutuhkan informasi tentang kebersihan bisa mengunjungi cleanipedia.com. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *