Carlos Ghosn Bos Besar Nissan dan Mitsubishi Motors di Tangkap

Nilai saham pabrikan otomotif Jepang, Nissan dan Mitsubishi Motors, jatuh pada Selasa (20/11), menyusul penangkapan salah seorang pimpinannya, Carlos Ghosn, kemarin, di Tokyo, Jepang.

Ghosn juga menjabat sebagai Chairman dan CEO Renault, pabrikan otomotif asal Perancis sekaligus mitra Nissan dalam aliansi globalnya.

Pada perdagangan pagi ini, nilai saham Nissan turun lebih dari 4 persen, sementara Mitsubishi Motors merosot lebih dari 7 persen. Sedangkan saham Renault juga jatuh lebih dari 8 persen di bursa Eropa.

Dalam pernyataannya, Nissan menyatakan, selama bertahun-tahun, Ghosn dan anggota dewan direktur, Greg Kelly, dalam pengawasan dari lembaga pasar modal di Tokyo.

Renault memiliki saham 43,4 persen di Nissan, sedangkan Nissan punya 15 persen saham Renault, sejak keduanya memutuskan melakukan aliansi strategis pada 1999. Pada 2016, Nissan memiliki saham pengendali sebesar 34 persen di Mitsubishi Motors Corporation.

Seorang analis dalam program Squawk Box di CNBC TV, mengatakan aliansi tersebut tampaknya terus berlanjut meski Ghos ditangkap.

Kepercayaan kami, aliansi akan berlanjut untuk mencapai aktivitas bersama,” ujar Janet Lewis, Kepala Riset Asia di Macquarie Capital Securities, seperti dikutip dari laman cnbc.com.

Kata dia, aliansi ini tidak bergantung pada satu orang. Ada ratusan karyawan Renault, Mitsubishi, dan Nissan bekerja bersama-sama atas sejumlah proyek.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *